Customer Service

Wahyu
Ning

Jin Berasal Dari Mana?

Ditulis pada Kamis, 23 Desember 2010 | Kategori: Berita Fashion | Dilihat 749 kali

Kain yang sekarang kita kenal sebagai jin ternyata pertama kali dibuat di India pada sekitar abad ke-16. Orang menyebut bahan itu sebagai "dungaree", karena berasal dari Dongari Killa di India. Saat itu, jin hanya digunakan sebagai layar kapal-kapal laut Bangsa Portugis. Oleh para pelaut, bahan tersebut kemudian mulai diperkenalkan di Eropa sebagai bahan terbaik untuk layar perahu. Itu sebabnya, selain India, Nimes di Prancis - asal kata 'denim' (de Nimes), juga memproduksi kain sejenis. Karena terkesan dengan kekuatannya, jin kemudian banyak digunakan oleh para pelaut asal Genoa, Italia, sebagai celana. Orang-orang Prancis menyebutnya dengan "bleu de Genes", yang berarti "biru Genoa".

Istilah jin semakin populer ketika Levi Strauss, pedagang pakaian asal Jerman, mulai memproduksi bahan tersebut dalam bentuk celana di San Francisco sekitar pertengahan abad ke-19. Kata "genes", oleh orang-orang Amerika disebut jin. Para penambang dan koboi di Amerika menyukai celana itu karena bahannya kasar, tahan lama dan tak mudah koyak. Mereka menyebutnya, "those pants of Levi's" atau "celana buatan Levi". Levi's kemudian dipatenkan sebagai merk.

(Reader's Digest Indonesia)

Berita yang berkaitan